Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan
Jan1970
Dibuka
20 Kali
Kalirejo – Kegiatan rutin Pengajian Lapanan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama Desa Kalirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, berlangsung istimewa pada hari Minggu (25/1/2026). Tidak tanggung-tanggung, acara kali ini menghadirkan dua penceramah sekaligus untuk memberikan siraman rohani kepada para jamaah.
Dua sosok yang didapuk mengisi mauidhoh hasanah tersebut adalah ulama karismatik Mbah Ahmad Syafi'i dari Kuwojo, Kecamatan Kradenan, dan daiyah muda Eka Novianti dari Tawangharjo.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dipadati oleh ratusan anggota Fatayat yang kompak mengenakan seragam hijau kebanggaan. Ruang pertemuan tampak penuh sesak oleh jamaah yang duduk lesehan dengan khidmat. Turut hadir di tengah-tengah jamaah, Plt Kepala Desa Kalirejo, Riali Santoso, serta jajaran pengurus Banom NU desa setempat.
Ketua Fatayat NU Ranting Kalirejo, Sahabat Lasmi, mengungkapkan kegembiraannya atas antusiasme anggota yang hadir.
"Kehadiran dua narasumber hari ini diharapkan dapat memberikan semangat ganda bagi kita semua. Baik nasihat dari sesepuh maupun motivasi dari sesama perempuan, semoga bisa menjadi bekal kita dalam berkhidmat di NU dan bermasyarakat," ujar Lasmi.
Plt Kepala Desa Kalirejo, Riali Santoso, dalam sambutannya juga memberikan apresiasi mendalam. "Kekompakan Fatayat Kalirejo luar biasa. Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan positif ini sebagai benteng moral dan penguat kerukunan warga," tegasnya.
Suasana pengajian menjadi semakin hidup saat sesi mauidhoh hasanah dimulai. Mbah Ahmad Syafi'i dari Kuwojo menyampaikan pesan-pesan mendalam dengan gaya penyampaian yang menyejukkan khas ulama sepuh, menekankan pentingnya menjaga akidah dan tradisi Aswaja di lingkungan keluarga.
Sementara itu, Eka Novianti dari Tawangharjo memberikan warna tersendiri. Sebagai sesama perempuan, ia membakar semangat para ibu-ibu muda Fatayat untuk tidak hanya sholehah secara ritual, tetapi juga cerdas dan berperan aktif dalam mendidik generasi penerus yang berakhlakul karimah.
Kolaborasi petuah dari kedua penceramah ini membuat jamaah betah menyimak hingga akhir acara. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, membawa harapan keberkahan bagi seluruh warga Desa Kalirejo. (bj)

